MATERIAL

Aplikasi Acian Dinding

Acian ialah progres sesudah Plesteran dan sebelum pengecatan. Acian berfungsi untuk menutup pori-pori yang terdapat pada plesteran dan menghaluskan permukaan plesteran supaya nampak lebih rapi, sehingga permukaan plesteran mudah dicat dan memperindah penampilan dinding. Selain itu acian diaplikasikan untuk memperkokoh dinding dan mencegah rembesan air.

Metode pengacian yang baik, bahan-bahan acian yang bemutu dan komposisi memberi dampak mutu dari acian. Situasi yang tidak jarang terjadi ialah terjadinya keretakan halus pada acian yang telah kering
Kami akan berbagi metode dalam menggunakan semen instan acian yang benar.

Kelengkapan dan bahan yang diperlukan

  • Mortar semen Skim Coat (Merk Semen Mortar Nasional) untuk Acian dan plesteran
  • Timba 2 pcs
  • Cetok
  • Roskam (kasut) yang terbuat dari steel (baja) atau PVC bisa juga yang dari kayu
  • Kertas bekas bungkus semen
  • Kuas ukuran 3dim

Langkah kerja

  • Persiapkan bahan dan peralatan sesuai keperluan.
    Isi dua timba dengan air
  • Campur Mortar semen Skim Coat (untuk Acian dan plesteran) dengan komposisi 1:1 secara merata
  • Taburkan Campuran semen hal yang demikian kedalam salah satu timba yang berisi air dengan perlahan-lahan, jangan diaduk karena bisa menyebabkan semen menggumpal serta pesat kering sehingga tidak bisa diaplikasikan untuk bahan acian dinding.
  • Bersihkan dasar permukaan yang akan diaci dari serpihan, kotoran dan minyak yang bisa mengurangi tenaga rekat adukan.
  • Siram dinding yang akan diaci dengan air sampai basah dan tunggu sejenak (supaya dinding tidak banyak meresap air semen dan mempercepat progres perekatan).
  • Aplikasikan acian ke permukaan dinding dengan menggunakan cetok.
  • Ratakan dan Halus kan dengan menggunakan Roskam (kasut) dan ulangi sampai rata. Lakukan pengacian pada satu per satu blok dinding.
  • Anda bisa menghaluskan dan meratakan acian dengan kuas yang telah dicelupkan air.
  • Setelah agak kering, haluskan permukaan acian dengan menggunakan kertas bekas semen sampai rata dan halus.

Perlu kita amati

  1. Lakukan pengacian pada satu per satu blok dinding. Jangan pernah mengerjakannya separuh-separuh. Pertemuan acia yang lama dengan acian yang baru akan menyisahkan bekas sambungan.
  2. Hindari menyimpan adonan aci terlalu lama, karena jikalau terlalu lama disimpan maka adonan hal yang demikian bisa saja rusak dan tidak berfungsi optimal lagi.
  3. Hindari mengaci terlalu tebal, karena jikalau ketebalan aci hal yang demikian melebihi batas normal maka akan mengalami kesusahan pada saat progres perataannya. Tebal acian yang di anjurkan ialah 1,5 – 3,0 mm, tergantung kerataan dasar permukaannya.
  4. Apabila plesteran gompal atau retak lakukan pembenaran sebelum mengaci.
  5. Acian tidak bisa menutup retak atau gompal.
  6. Apabila anda mau melanjutkan melanjutkan ke metode kerja pengecatan tunggu lapisan acian sampai benar-benar kering, supaya hasil yang ditempuh optimal.
  7. Apabila Anda mau mendapatkan hasil yang lebih optimal, bendung terhadap rembesan dan keretakan Anda bisa mencampurkan perekat putih pvac yang berfungsi sebagai perekat yang telah dicairkan kedalam adonan acian.
Related Posts
ATAP BAJA RINGAN

Terbuat dari baja ringan mutu tinggi Hi-Ten G550 sebagai bahan dasar kekuatan struktur dengan mutu yang konsisten dan merata dengan Read more

Furniture dan Kitchen Sets

Furnitur rumah akan sangat mendukung bentuk dari interior itu sendiri di sini kita menawarkan pemesanan FURNITURE kursi, almari , meja, Read more

Semen Mortar dan Batu Bata Ringan : Solusi Tepat untuk Menghemat Pembangunan Rumah

Untuk menghemat proses membangun rumah, Anda dapat menggunakan bahan instan berkualitas unggul. Untuk itu Anda perlu kiat menggunakan semen mortar Read more

Review Mortar PLASTERMAX MONAS – 238

Bila anda mencari bahan plester yang memiliki kualitas terbaik, Mortar Nasional PLASTERMAX MONAS - 238 adalah produk yang cocok untuk Read more