Rumah

Syarat Kredit Rumah Bank Mandiri

Kredit rumah bank mandiri adalah salah satu program pelayanan yang diberikan oleh Bank Mandiri pada masyarakat. Program ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang ingin memiliki rumah, namun belum memiliki cukup uang untuk membayar rumah yang mereka inginkan.

Dengan adanya program kredit Bank Mandiri, seseorang bisa mencapai impian mereka memiliki rumah dengan dana yang terbatas. Sebab, bank akan membantu kita melunasi kekurangan pembayaran rumah tersebut, dan nantinya kita membayar cicilannya pada pihak bank.

Selain itu, ada hal lain yang menjadikan kredit rumah Bank Mandiri menjadi pilihan masyarakat untuk menjadi solusi permasalahan perumahan mereka. Di antaranya karena selama proses pengajuan kredit, petugas dari Bank Mandiri akan memberikan pelayanan yang ramah sebagai sebuah standar kerja perusahaan.

Selain itu, tidak ada halangan bagi mereka yang memiliki kesibukan sehingga tidak bisa datang ke kantor Bank Mandiri. Sebab petugas bank akan mendatangi Anda untuk mengurus semua proses pengajuan kredit rumah Bank Mandiri.

Anda hanya diwajibkan datang pada saat penandatanganan akad kredit saja. Tentu saja hal ini merupakan sebuah fleksibilitas pelayanan yang merupakan salah satu keunggulan dari Bank Mandiri terutama dalam memanjakan nasabahnya.

Syarat Kredit Bank Mandiri

Untuk mengajukan permohonan kredit rumah Bank Mandiri, syarat yang harus dipenuhi cukup mudah. Beberapa syarat yang harus dipenuhi untuk pengajuan kredit rumah Bank Mandiri di antaranya adalah :

  1. Usia pemohon minimal 21 tahun, dan saat berakhir kredit 55 tahun untuk karyawan dan 60 tahun bagi profesional.
  2. Memiliki masa kerja minimal satu tahun dan sudah berstatus sebagai pegawai tetap.
  3. Penghasilan minimal Rp. 2.500.000 per bulan bagi pemohon yang tinggal di kawasan Jabodetabek dan Rp. 2.000.000 per bulan bagi pemohon kredit di luar wilayah Jabodetabek.
  4. Untuk pengusaha, harus mampu melampirkan bukti usahanya seperti SIUP, TDP dan NPWP.
  5. Dokumen identitas diri seperti KTP, Paspor, Surat Cerai, Kartu Keluarga dan NPWP.
  6. Untuk karyawan, harus melampirkan bukti slip gaji asli atau Surat Keterangan Penghasilan (SKP), sedangkan pengusaha melampirkan neraca, SIUP, TDP, NPWP dan juga rekening tabungan bila dibutuhkan.
  7. Membayar biaya provisi Rp 500.000 dan beberapa biaya administrasi lainnya yang besarnya disesuaikan.